REVIEW
VIDEO
TUJUAN, FUNGSI &
PERANAN DAKWAH DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA
Fungsi sosial dan budaya dalam
bahasa, Bahasa juga bisa disebut dengan refleksi dari nilai budaya .
Menurut
samofar Dibagi ada 3 :
a. Cominication Exchange : sebagai pertukaran
komunikasi
b. Language & indentity :
sebagai menunujukan identitas
c. Language & Unity : sebagai pemersatu
Komunikasi dakwah adalah proses penyampaian informasi atau pesan
dari seseorang atau sekelompok orang kepada seseorang atau sekelompok orang
lainnya yang bersumber dari al-Quran dan hadist dengan menggunakan
lambang-lambang baik secara verbal maupun nonverbal dengan tujuan untuk
mengubah sikap, pendapat atau prilaku orang lain yang lebih baik sesuai ajaran
Islam, baik langsung secara lisan maupun tidak langsung melalui media.
ٱدۡعُ إِلَىٰ
سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلۡحِكۡمَةِ وَٱلۡمَوۡعِظَةِ ٱلۡحَسَنَةِۖ وَجَٰدِلۡهُم
بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعۡلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِۦ
وَهُوَ أَعۡلَمُ بِٱلۡمُهۡتَدِينَ
“Serulah (manusia) kepada jalan
Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara
yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang
tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang
mendapat petunjuk.”
Dalam
situasi yang demikian, mempelajari masalah-masalah komunikasi antarbudaya jelas
menjadi semakin penting. Karena apabila masing-masing pihak yang terlibat di
dalamnya mempunyai perbedaan dalam aspek-aspek tertentu, misalnya ideologi,
orientasi dan gaya hidup, serta masing-masing pihak tidak mau memahami pihak
lainnya, maka terjadi problema dan mungkin terjadi konflik, permusuhan,
perpecahan dan lain-lain (S. Djuarsa Sundjaja, 1974: 271). Dari berbagai
persoalan tersebut, menimbulkan kesadaran yaitu kesadaran internasional, kesadaran
domestik atau dalam negeri dan kesadaran pribadi.
Dua
konsep utama yang mewarnai komunikasi antarbudaya yaitu konsep kebudayaan dan
konsep komunikasi. Budaya mempengaruhi komunikasi dan gilirannya komunikasi
turut menentukan, menciptakan dan memelihara realitas budaya. Budaya tidak
hanya menentukan siapa bicara dengan siapa, tentang dan bagaimana komunikasi
berlangsung, budaya juga turut menentukan bagaimana orang menyampaikan pesan.[1]
Tujuan
dakwah dalam komunikasi antarbudaya adalah menjadikan islam lebih fleksibel dan
mudah diterima oleh semua lapisan masyarakat meskipun memiliki perbedaan antara
satu sama lain. dapat mencegah terjadi konflik keagamaan dalam masyarakat.
Pesan dakwah yang menyampaikan nilai ketuhanan sejatinya harus dipahami sebagai
perwujudan nilai toleransi, persaudaraan, dan sebagai wujud dialog internal
umat beragama serta sebagai upaya membangun kesadaran demi terciptanya
kerukunan antar umat beragama.
Fungsi dakwah dalam komunikasi antarbudaya
ini adalah mengajarkan dan mengenalkan nilai-nilai ajaran islam kepada budaya
masyarakat, menjadi perantara dalam proses komunikasi antar budaya, dan
mengawasi praktik komunikasi antar budaya yang antara komunikator dan komunikan
berbeda kebudayaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar