Pengertian Komunikasi Masyarakat
ULANGAN AKHIR SEMESTER
Dosen
Pengampu :
Abu Amar Bustomi, M.SI
Disusun Oleh :
Muhammad
Syaiful Faiz (B01219037)
PROGRAM
STUDI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
FAKULTAS
DAKWAH DAN KOMUNIKASI
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
SURABAYA
2020
Abstrak
Komunikasi adalah suatu proses interaksi antara sesama makhluk dengan menggunakan simbol, maupun
perilaku dan tindakan. Komunikasi merupakan hal mendasar bagi kehidupan setiap
manusia, baik itu manusia sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial..
Komunikasi berasal dari bahasa latin Communicatio, dan asal kata ini bersumber
pada kata Communis yang artinya sama makna, yaitu sama makna mengenai satu hal
makna tentang arti kata komunikasi dari sekian banyak definisi yang diungkapkan
oleh para ahli dapat disimpulkan secara lengkap dengan maknanya yang hakiki,
yaitu komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang
lain untuk memberi tahu, atau untuk mengubah
sikap, pendapat, atau perilaku, baik langsung (secara lisan, maupun tidak
langsung melalui media. Kelompok atau komunitas adalah sebuah wadah yang
menampung orang-orang dan objek-objek; orang-orang dalam organisasi yang
berusahamencapai tujuan bersama. Menurut Kertajaya Hermawan kelompok adalah beberapa
orang yang saling peduli satu sama lain lebih dari yang seharusnya, dimana
dalam sebuah kelompok terjadi relasi pribadi yang erat antar para anggota
kelompok tersebut karena adanya kesamaan interest atau values. Masyarakat memiliki struktur dan lapisan
yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya, hal ini tergantung pada
komplektifitas masyarakat itu sendiri. Semakin besar perbedaan kebudayaan yang
mereka miliki, maka semakin rumit proses-proses sosial yang dapat dilakukan.
Oleh karena itu komunikasi yang baik, sangat diperlukan untuk mempermudah
proses sosialisasi dalam lingkungan masyarakat.
Kata kunci: Komunikasi, Masyarakat
Pendahuluan
Berikut adalah beberapa definsi komunikasi
dari perspektif sosiologi yang telah dikemukakan oleh para ahli (Rakhmat, 2001
: 7-8) :
1. Collin
Cherry mendefinisikan komunikasi sebagai usaha untuk membuat satuan sosial
dari individu dengan menggunakan bahasa atau tanda. Memiliki bersama
serangkaian peraturan untuk berbagai kegiatan mencapai tujuan.
2. V.
Harnack dan T. Fest mendefinisikan komunikasi sebagai proses
interaksi diantara orang untuk mencapai tujuan integrasi intrapersonal dan
interpersonal.
3. Edwin
Neuman mendefinisikan komunikasi sebagai proses untuk mengubah kelompok
manusia menjadi kelompok yang berfungsi.
4. Charles
H. Cooley, merujuk pada sebuah mekanisme yang berjalan dimana hubungan antar
manusia berada dan berkembang-semua simbol dalam pikiran, bersamaan dengan
makna penyampaiannya melalui ruang dan bertahan dalam waktu[1].
Definisi yang dikemukakan oleh Cooley merupakan definisi yang
menggambarkan komunikasi sebagai sebuah hubungan antar manusia dan interaksi.
Karena, dapat dikatakan bahwa dasar dari komunikasi adalah hubungan. Hubungan
antar manusia terwujud antara dua orang atau antara satu orang dengan banyak
orang. Misalnya komunikasi yang terjadi dalam kelompok dan organisasi. Inti
dari hubungan antar manusia adalah terhubung satu sama lain dan fokus pada
informasi yang sama. Pusat elemen dari hubungan komunikasi umumnya dikaitkan
dengan hubungan sosial yang memberikan kontribusi dalam penggunaan dan
penafsiran informasi. Hubungan sosial dapat terbentuk secara langsung
melalui komunikasi tatap muka dan dapat terbentuk secara tidak langsung melalui
media.
Indonesia adalah negara yang memiliki
pluralisme budaya yang sangat kaya. Pluralisme atau, keragaman budaya ini
menjadi salah satu potensi tersendiri untuk membangun kesejahteraan dan
pemahaman bersama dalam suatu bangsa melalui berbagai program pembangunan dan
pengembangan masyarakat yang berkelanjutan[2].
Untuk itu optimalisasi potensi yang ada perlu dilakukan untuk diarahkan sebagai
salah satu sumber kekuatan dalam pembinaan kehidupan berbangsa dan bernegara,
seperti potensi komunikasi sosial yang berkembang melalui berbagai interaksi
antar masyarakat dalam bentuknya yang beragam sebagai bagian kebudayaan
masyarakat setempat baik melalui budaya immaterial seperti terlihat dalam
bahasa, tradisi, kebiasaan, adat, nilai moral, etika, religi, kesenian, sistem
kekerabatan dan sebagainya ataupun pula berupa budaya material dalam bentuk seperti
alat-alat kerja, alat pertanian, alat-alat rumah tangga, alat transportasi,
alat komunikasi ataupun model perumahan atau pemukiman. Terdapat satu model
pemukiman khas yang berkembang di kabupaten Sumenep Madura dan menurut Kontowijoyo
(2004) berbeda dengan sistem pemukiman di daerah jawa yaitu model pemukiman
“Tanean lanjang”. Suatu model pemukiman dengan berbasis sistem kekerabatan atas
unsur genetik dimana tata letak rumah berjejer berhadap - hadapan dalam satu
halaman yang luas (tanean) dan memanjang (lanjang). Dalam pemukiman tanean lanjang
ini berkumpul beberapa keluarga khususnya dari pihak istri. Masing-masing rumah
merupakan bangunan sendiri dengan teras rumah yang cukup luas tanpa pembatas
teras. Komunikasi berlangsung secara terbuka, masing - masing keluarga dapat
keluar masuk pada rumah–rumah yang lain. komunikasi terjadi secara intens dan
erat serta sharing antar warga kerap terjadi dalam kelompok pemukiman ini.
Begitu pula Arus komunikasi terjadi secara spontan, dekat dan lancar. Pesan
tersampaikan dan menyebar dengan mudah dan cepat direspon oleh warga dalam
kelompok pemukiman ini.
Rangkuman
Sosiologi
merupakan ilmu yang mempelajari kehidupan masyarakat. Perkembangan ilmu ini
melahirkan cabang Sosiologi adalah sosiologi komunikasi yaitu kekhususan
sosiologi dalam mempelajari interaksi sosial yaitu sesuatu hubungan atau
komunikasi yang menimbulkan proses saling pengaruh dan memengaruhi antara
individu, kelompok maupun antarkelompok. Proses interaksi yang terjadi di
masyarakan merupakan salah satu aspek yang dipelajari dalam sosiologi
komunikasi. Sosiologi komunikasi tidak lepas dari media interaksi sosial yaitu
lembaga sosial, massa sosial, dan norma-norma sosial yang mengaturnya.
[1] Mahyudin, M.A, Sosiologi Komunikasi ,
Makasar, Shofia CV Loe, 2019
[2] Djoko Purwanto, M.B.A, Komunikasi Bissnis,
Jakarta, Erlangga, 2006
